Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA

Kedepankan Moral dan Dakwah

Kepemimpinnya memberi warna tersendiri dalam peta perpolitikan nasional. Ia politisi, uztad dan cendekiawan yang bergaya lembut serta mengedepankan moral dan dakwah. Sosoknya semakin dikenal masyarakat luas setelah ia menjabat Presiden Partai Keadilan (Partai Keadilan Sejahtera).

Tamrin Amal Tomagola

Profesor Pencegah Konflik Komunal

Profesor Sosiologi dari Universitas Indonesia ini sangat banyak tahu tentang konflik komunal yang belakangan sering terjadi di Indonesia. Doktor bidang sosiologi media, University of Esex UK (1990), kelahiran Galela, Halmahera Utara, 17 April 1947, ini sangat banyak menulis perihal konflik komunal tersebut.

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 BIRTHDAY
 ► Januari
 ► Februari
 ► Maret
 ► April
 ► Mei
 ► Juni
 ► Juli
 ► Agustus
 ► September
 ► Oktober
 ► November
 ► Desember
 
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 


 
APRIL  
 
   

HARI ULANG TAHUN

01 Apr 1941 :: Herman Satriyo Endro, S.H, Surabaya

01 Apr 1941 :: Abdul Rahman Saleh, S.H, Pekalongan
01 Apr 1942 :: Judowibowo Poerwowidagdo, Ph.D,MA, Purwodadi

02 Apr 1947 :: Tineke Latumeten, Kediri (wf 30/9/02)

02 Apr 1955 :: Tumpal Harianja, Pahae Jae, Taput

02 Apr 1964 :: Maya Rumantir, Makassar

03 Apr 1917 :: Herawati Diah

03 Apr 1948 :: Prijono Tjiptoherijanto, Dr, Malang

04 Apr 1928 :: Ihromi, Garut (wf Jakarta, 25 Sep 2005)

04 Apr 1929 :: Ismail Hasan Metareum, Sigli (wf Jkt, 2 Apr 2005)

04 Apr 1942 :: Rudolf Matzuoka Pardede, Balige

04 Apr 1943 :: Harun Tohir, P Bawean (Singapura 17 Okt 1968)

04 Apr 1947 :: Wiranto, Yogyakarta

04 Apr 1950 :: Andung A. Nitimiharja, Bandung

05 Apr 1930 :: Fridolin Ukur, Dr, Pdt, Tamiyang Lajang

05 Apr 1939 :: Soedarjono, Drs, Tingkir-Salatiga
05 Apr 1958 :: Diana Nasution

06 Apr 1944 :: Muchammad Sri Saeni, dr,Ir,M.Sc, Purwokerto
06 Apr 1951 :: Ernie Djohan,

06 Apr 1953 :: Paskah Suzetta, Bandung

07 Apr 1955 :: Nursyahbani Katjasungkana, SH, Jakarta

07 Apr 1968 :: Maruasas Henry Purba, D Snggl (Jkt, 31 Mei 2007)

08 Apr 1944 :: Sinis Munandar, Comal, Pemalang

08 Apr 1960 :: Dr HM Hidayat Nur Wahid, Klaten

09 Apr 1929 :: Sasminta Mardawa, Yogyakarta

09 Apr 1934 :: Gatut Ashadi, Prof,Dr.
09 Apr 1940 :: Jujun S Suriasumantri, Tasikmalaya

09 Apr 1941 :: Ginandjar Kartasasmita, Bandung
09 Apr 1950 :: John Aristianto Prasetio, Drs, Semarang
09 Apr 1966 :: Ali Umri, HM, Rantauprapat

10 Apr 1875 :: Hasyim Ashari, K.H., Ulama (wf 25 Juli 1947)

10 Apr 1936 :: Adrianus Mooy, Rote

10 Apr 1942 :: Bob Pardamean Nainggolan, SH, Tarutung

10 Apr 1948 :: Fauzi Bowo, Jakarta

10 Apr 1957 :: Soetrisno Bachir, Pekalongan
11 Apr 1938 :: I Putu Soekreta Soeranta, Klungkung, Bali
11 Apr 1941 :: Achmad Sujudi, Bondowoso, Jawa Timur

11 Apr 1944 :: Putu Wijaya, Tabanan, Bali

12 Apr 1912 :: Sri Sultan HB IX^, Jogja, (wf AS 1-10-1988)

12 Apr 1935 :: Dendasurono Prawiroatmodjo, Dr, Wonogiri

12 Apr 1939 :: Chairani A Wani, Palembang

12 Apr 1941 :: Taufiq Effendi, Barabai, Kalsel
12 Apr 1958 :: I.Putu Gede Ary Suta, Drs, MBA, Denpasar

12 Apr 1971 :: Dedi Mulyadi, Subang

13 Apr 1936 :: Abraham Dominggus Tuapattinaya, BA

13 Apr 1939 :: Rumhardjono, (Jakarta, 19 Sep 2007)

13 Apr 1939 :: Drs. Surjadi, Ketua PDI

14 Apr 1925 :: Paku Buwono XII (1925-2004), Surakarta
14 Apr 1944 :: Jacob Nuwa Wea, Flores, NTT

14 Apr 1965 :: Sundari Untinasih Sukotjo, Artis Penyanyi

15 Apr 1947 :: Ronny Pasla, Medan

16 Apr 1924 :: Prof. Abu Ridho, Ahli Keramik Kuno Cina

17 Apr 1934 :: Charles Himawan, Semarang (wf Jkt 11 Mei 2002)

17 Apr 1929 :: Mochtar Kusumaatmadja, Jakarta

17 Apr 1938 :: Silalahi, TB, P Siantar

17 Apr 1941 :: Retnowati Abdulgani, SH,MBA, Surabaya
17 Apr 1945 :: Bungaran Saragih, Pematang Siantar

17 Apr 1947 :: Tamrin Amal Tomagola, Galela, Halmahera Utara

17 Apr 1956 :: Jimly Asshiddiqie SH, Prof Dr, Palembang

18 Apr 1935 :: Iwan Tirta, Blora, Jateng

18 Apr 1948 :: Harprileny Soebiantoro, Padang

18 Apr 1961 :: Teti Suryati, Garut

19 Apr 1919 :: Mohammad Isnaeni, Ponorogo (wf 26/10/02)

20 Apr 1935 :: Thee Kian Wie, Ph.D, Jkt

20 Apr 1942 :: Dawam Rahardjo, Solo

21 Apr 1879 :: Kartini, RA, Jepara (wf 17 Sep 1904)

21 Apr 1950 :: Ryamizard Ryacudu, Palembang

21 Apr 1955 :: Ebiet G Ade, Artis Penyanyi

21 Apr 1961 :: Alvin Lie Ling Piao, MSc, Semarang

22 Apr 1935 :: Sihombing, DTH, Prof, Ph.D,M.Sc,Drh, D.Sanggul

22 Apr 1938 :: Edi Sudrajat, Jambi (Jakarta,01 Des 2006 )

22 Apr 1949 :: Widjanarko Puspoyo, MA, Jogjakarta

22 Apr 1955 :: Camelia Malik, Jakarta

23 Apr 1947 :: Irwan Hidayat, Yogyakarta, Pengusaha Jamu

24 Apr 1940 :: Viktor Daulat Sibarani, SH, Balige-Taput (Sumut)
24 Apr 1944 :: Sri Pamoedjo Rahardjo, Ph.D,M.Sc, Banyumas

24 Apr 1948 :: Bondan Gunawan, Ngabehan, Yogyakarta

24 Apr 1949 :: Jero Wacik, Singaraja, Bali

25 Apr 1930 :: Hj Suyatning Abadi, Kecantikan

25 Apr 1951 :: Da’i Bachtiar, Indramayu, Jabar

26 Apr 1928 :: GH Mantik, Mantan Gubernur Sulut

26 Apr 1933 :: Atang Ruswita, Batujajar, Bandng, (wf 13 Jun 2003)
26 Apr 1944 :: Muhammad Amien Rais, Surakarta

26 Apr 1944 :: Sophan Sophian, Makassar (Ngawi, 17 Mei 2008)

27 Apr 1940 :: Abdul Latief, Banda Aceh

29 Apr 1942 :: Abdillah Toha, Solo

29 Apr 1943 :: Anung Kusnowo, Dr,M.Tech, Solo

29 Apr 1946 :: Barnabas Suebu

29 Apr 1947 :: Endriartono Sutarto, Purworejo

29 Apr 1947 :: Dada Rosada, Bandung

29 Apr 1955 :: Sugiharto, Medan

29 Apr 1959 :: Robert Edison Siahaan, Balige

30 Apr 1919 :: Karimoeddin, T, Prof,dr,MPh, Aceh
30 Apr 1920 :: Munadjat ST Danusaputro, Prof, Salatiga
30 Apr 1932 :: Umar Kayam,  Ngawi (wf  Jakarta 16 Mar 2002)

 

Fauzi Bowo

Pemimpin Bijak dan Bersahaja

Dia pemimpin yang bijak dan bersahaja. Saat masih menjabat Sekwilda DKI, putra daerah Betawi ini dijagokan beberapa partai dan Bamus Betawi sebagai calon gubernur DKI. Namun, dia memilih tetap berpasangan dengan Sutiyoso, dan terpilih sebagai Wakil Gubernur. Diperkirakan, Fauzi Bowo akan menggantikan Sutiyoso melalui Pilkada langsung 2007.

 

Putu Wijaya

Sastrawan Serba Bisa

Ia sudah menulis kurang lebih 30 novel, 40 naskah drama, sekitar seribu cerpen, ratusan esei, artikel lepas, dan kritik drama. Ia juga menulis skenario film dan sinetron. Sebagai dramawan, ia memimpin Teater Mandiri sejak 1971, dan telah mementaskan puluhan lakon di dalam maupun di luar negeri. Puluhan penghargaan telah ia raih.

TB Silalahi

Anggota Watimpres SBY

Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (1993-1998)kelahiran Pematang Siantar, Sumut, 17 April 1938, ini dipercaya sebagai  anggota Dewan Pertimbangan Presiden (SBY). Sebelumnya, Jenderal bintang tiga ini berperan dalam tim kampanye SBY pada Pilpres 2004. Dia seorang tokoh yang amat peduli pendidikan.

Ronny Pasla

Kiper Indonesia Legendaris

Ronny Pasla kiper Indonesia (PSSI) legendaris kelahiran Medan, 15 April 1947. Dia berkiprah sebagai kiper tim nasional Indonesia tahun 1966 sampai 1985. Peraih Piagam dan Medali Emas dari PSSI (1968), Atlet Terbaik Nasional (1972) dan Penjaga Gawang Terbaik Nasional (1974), itu memulai karir sepak bolanya dari Medan.

Teti Suryati

Guru yang Mengurusi Sampah

KOMPAS: Kecintaan Teti Suryati, kelahiran Garut, 18 April 1961, pada tanaman dan lingkungan mendorongnya gencar menyosialisasikan pengolahan sampah menjadi kompos. Awalnya, guru Biologi SMAN 12 Jakarta ini sekadar membagi ilmu dengan sesama guru di Jakarta, lalu meluas sampai di berbagai wilayah di Tanah Air.

Ir Robert Edison Siahaan

Cagub Sumut Peduli Pertanian

RE Siahaan yang saat ini menjabat Walikota P Siantar, Sumut, diunggulkan memenangi Pilgub Sumut, 16 April 2008. Dia berpasangan dengan H. Suherdi, Ketua Pujakesuma, Sumut. Pasangan bernomor urut 3 (tiga) ini didukung 8 Parpol, yakni PDS, PKB, PPIB, PPD, PNI Marhaenisme, PBSD, Partai Pelopor dan PNBK

 

Drs Rudolf Matzuoka Pardede

Gubsu Sipil Pertama Sejak Orba

Rudolf M Pardede Gubernur Sumut ke-16 dan pertama dari kalangan sipil sejak orde baru. Mantan Wakil Gubsu ini dilantik 10 Maret 2006 setelah beberapa lama menjabat sebagai Plt Gubsu menggantikan Tengku Rizal Nurdin yang tewas akibat kecelakaan pesawat Mandala, 5 September 2005.

HM Ali Umri, SH,MKn

Figur Unggulan Memimpin Sumut

Figur HM Ali Umri, SH,MKn kini menjadi perbincangan hangat berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Walikota Binjai dan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, ini dinilai salah satu figur paling tepat memimpin Sumut lima tahun ke depan. Selain masih muda, enerjik, juga sarat pengalaman.

Barnabas Suebu

Dilantik Jadi Gubernur Papua

Barnabas Suebu SH dan Alex Hesegem SE dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRP di Jayapura, Selasa (25/7/2006). Pelantikan ini mengalami proses yang cukup lama setelah pasangan ini memenangkan Pilkada Papua pada 10 Maret 2006.

 

Paskah Suzetta

Politisi Perencana Pembangunan

Bendahara DPP Partai Golkar yang menjabat Ketua Komisi XI DPR Drs HM Paskah Suzetta, MBA, dipercaya menjadi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, mengganti-kan Sri Mulyani Indrawati yang kemudian menjadi Menteri Keuangan, dilantik Rabu 7 Desember 2005.

 

Tumpal Harianja

Raja Agen Majalah Ibukota

Tiga puluh tahun bergelut di bisnis media cetak menjadikan Tumpal Harianja pemimpin Kedarton Agency dikenal sebagai seorang agen yang terpercaya. Dia juga memiliki kemampuan menganalisa pasar media cetak. Sehingga banyak penerbit tidak lagi hanya memandangnya sebagai agen tapi juga sebagai Konsultan Media.

 

Soetrisno Bachir

Bertekad Jadikan PAN Terdepan

Pendiri Grup Sabira ini teripilih menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional menggantikan Amien Rais. Pria berjiwa ‘keumatan-kebangsaan’ ini bertekad menjadikan PAN terdepan, ikhlas dan amanah. Pria kelahiran Pekalongan 10 April 1957, ini berasal dari keluarga Muhammadiyah dan dekat dengan kalangan nahdliyin.

 

Nursyahbani Katjusungkana

Perempuan untuk Keadilan

Mantan Direktur Eksekutif Solidaritas Perempuan dan Direktur LBH Asosiasi Perempuan untuk Keadilan (APIK) Jakarta, ini seorang aktivis dan pengacara yang kemudian terjun ke dunia politik praktis. Setelah menjadi Anggota MPR Utusan Golongan (1999-2004) kemudian masuk PKB dan terpilih menjadi Anggota DPR RI (2004-2009).

 

Drs Taufiq Effendi MBA

Diberkati Banyak Keajaiban

Anak bandel. Inilah cap yang melekat pada sosok Taufiq Effendi kecil yang lahir di Barabai, Kalimantan Selatan, 12 April 1941. Pada usia 63 tahun, anak bandel itu ditunjuk menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Kemudian, di bursa kepemimpinan baru Partai Demokrat, dia diproyeksi pada posisi puncak, Ketua Umum.

 

Iwan Tirta

Desainer Pecinta Batik

Dalam hal pelestarian budaya tradisional Indonesia, namanya tidak diragukan lagi. Ia berhasil ‘menjual’ batik khas Indonesia hingga ke mancanegara. Meskipun pendidikan formalnya School of Oriental and African Studies di London University dan master of laws dari Yale University, AS, ia justru menemukan dunianya sebagai desainer yang cinta batik.

 

Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu

Prajurit Profesional Sejati

Saat akan dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat, berkali-kali Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa dirinya bukan orang politik bahkan tidak mau berpolitik. Sebab dia adalah seorang prajurit. Karena itu ia sangat irit bicara jika ditanya soal politik. Persepsi sebagai tentara yang gemar berpolitik dan berbisnis dihindarinya.

 

Jero Wacik

Simbiosis Budaya dan Pariwisata

Putra Bali kembali mempimpin Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar). Jero Wacik, kelahiran Singaraja, Bali, 24 April 1949, ini dipercaya menjabat Menteri Negara Budpar menggantikan I Gde Ardhika. Lulusan S1 ITB dan FE UI ini, sebelumnya seorang pengusaha jasa pariwisata yang aktif di Partai Demokrat.

 

Dr. Achmad Sujudi, MHA

Prinsip Mendahulukan Kewajiban

Ibarat mutiara ditaruh di mana pun akan tetap berkilau dan bercahaya. Begitu pula seseorang yang berorientasi pada tugas dan selalu mendahulukan kewajiban akan bercahaya di mana pun ditempatkan. Prinsip mendahulukan kewajiban itu tercermin dalam kisah Dr Achmad Sujudi, MHA, Menteri Kesehatan RI.

 

Andung A. Nitimiharja

Mengabdi Sebatas Kemampuan

Mengabdi selama lebih satu tahun sebagai Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), dengan segala kemampuannya, Andung A. Nitimiharja, menyerahkan jabatannya kepada politisi Partai Golkar Fahmi Idris, pada perombakan terbatas anggota kabinet yang diumumkan Presiden SBY di Gedung Agung Yogyakarta, Senin (5/12/2005) pukul 21.00.

 

Abdul Latief

Angkat Harkat Tenaga Kerja

Ia sukses sebagai pengusaha toko serba ada yang menampung banyak tenaga kerja dan mempromosikan aneka produksi kerajinan rakyat. Di masa kepemimpinannya  sebagai Menteri Tenaga Kerja tahun 1993-1998, UMR dan THR menjadi akrab di telinga pekerja dan majikan untuk mengangkat harkat kaum buruh.

 

Sophan Sophian

Kiprah Politik Sang Aktor Film

Dia seorang aktor film yang piawai bermain kepura-puraan atau bersandiwara. Ia menghayati kepura-puraan sebagai seni. Kemudian ia terjun dalam dunia politik praktis, menjadi Ketua Fraksi PDIP MPR, lalu mengundurkan diri.  Belakangan ia pun meloncat memainkan adegan (peran) baru masuk tim sukses (bintang iklan) Capres-Cawapres PAN.

 

Harprileny Soebiantoro SH, CN MH

Keadilan Masih Terasa Jauh

Jamdatun ini mengatakan saat ini orang hanya bicara soal hukum tapi keadilan masih terasa jauh. Keadilan masih di mulut, belum menjadi bagian hidup. Kinerja Ellen, panggilan akrabnya, ketika memimpin Kejati Jabar telah memposisikannya sebagai seorang perempuan pendekar hukum yang pu-nya komitmen untuk mewujudkan keadilan di negeri ini.

 

Jenderal Pol Da’i Bachtiar

Memikul Pencitraan Kepolisian

Prestasi Kepolisian Negara Republik Indonesia boleh dibilang cukup membanggakan setelah mampu mengungkapkan kasus ledakan bom di Bali, 12 Oktober 2002 lalu. Meski demikian, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Da’i Bachtiar ini masih mengemban tugas berat untuk lebih meningkatkan citra kepolisian.

     

I Putu Soekreta Soeranta

Berbakti Agar Hidup Lebih Bermakna

Berbakti itu tidak harus selalu sebagai anggota lembaga tinggi negara, tetapi bisa dalam profesi apa saja, baik sebagai presiden, menteri, anggota legislatif, pegawai, militer, pedagang, wartawan, guru, maupun petani dan profesi lainnya. Wakil Ketua Komisi Kesra DPA, Letjen TNI (Purn) I Putu Soekreta Soeranta menegaskan, semuanya harus membaktikan hidupnya secara tulus kepada sesama dan masyarakat.

 

Prof. Dr. M. Amien Rais

Warnai Pentas Politik Nasional

Kiprah Prof. Dr. M Amien Rais dalam pentas politik nasional cukup fenome-nal. Kendati PAN yang dipimpinnya, hanya mendapat tujuh persen suara pada Pemilu 1999, ia mampu menjadi king maker pentas politik nasional dan menjadi Ketua MPR. Mantan Ketua Umum Muhammadiyah itu menjadi salah satu calon presiden 2004.

 

 

Adrianus Mooy

Senior Adviser UNSFIR

Mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini menjabat Senior Adviser pada United Nations Support Facility for Indonesian Recovery, ini memulai karir di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada. Pria kelahiran Pulau Rote 10 April 1936 ini meraih gelar Master of Science dan Ph.D. bidang ekonomi dari Universitas Wisconsin, Amerika Serikat.

 

Dada Rosada

Teladan, Kunci Kepemimpinan

Kunci keberhasilan Dada Rosada, adalah keteladanan dan kesungguhan melaksanakan tugas sebagai Walikota Bandung (2003-2008). Luluasn S2 STIA LAN-RI, kelahiran Ciparay, Bandung, 29 April 1947, ini kembali dicalonkan Partai Golkar dan PDI-P berpasangan dengan Ayi Vivananda.

 

 

DR Sinis Munandar, MS

Pemberdaya Masyarakat Tertinggal

DR Sinis Munandar, MS memiliki komitmen tinggi terhadap nasib masyarakat tertinggal. Mantan Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian, Departemen Pertanian, ini setelah pensiun tidak lantas berdiam diri. Ia justru berupaya mewujudkan obsesinya membantu pemecahan masalah masyarakat tertinggal.

 

Sundari Untinasih Soekotjo

Dewi Keroncong Istana

Sundari Untinasih SoekotjoSejak era Presiden Soeharto, hingga Susilo Bambang Yudhoyono, perempuan yang ciri khasnya tampil berkebaya ini kerap kali diundang menjadi penyanyi istana. Lagu yang dibawakannya adalah keroncong. Berkat konsistensinya di dunia musik keroncong, banyak kalangan kemudian menjulukinya ‘Dewi Keroncong’.


Jenderal TNI Endriartono Sutarto

Militer Menatap Masa Depan

Dengan bergantinya pemerintahan dan format politik tahun 1998, untuk dapat mengabdikan diri bagi bangsa dan negara secara optimal sebagaimana dimaksud para founding fathers, TNI telah dan sedang melakukan reorientasi postur, tugas, fungsi, dan perannya dalam kehidupan bangsa dan negara.

 

Widjanarko Puspoyo

Enyahkan Benalu di Bulog

Sejak memimpin Bulog, ia terus berbenah dan mengembangkan model bisnis baru. Ia berusaha menghapus calo-calo birokrasi yang selama ini menjadi benalu, mengubah mekanisme organisasi dan menyinergikan program bisnis. Selain mengubahnya menjadi Perum, ia  mem-persiapkan generasi baru di Bulog yang lebih bervisi.

 

Maya Rumantir

Tiada Kata Terlambat

Life begin at 40, tampaknya benar-benar menjadi kenyataan dalam kehidupan Olivia Maya Rumantir (40) yang dulu dikenal sebagai penyanyi. Ketua Yayasan Maya Bhakti Pertiwi ini akhirnya menikah di usia 40 dengan Ir Takala Gerald Manumpak Hutasoit (41) pada 2 April 2004. Baginya tiada kata terlambat memulai hidup baru dalam berkeluarga.

 

Bondan Gunawan

Garis Hidup Si Nasionalis

Dia relatif tidak lama berada di elit puncak pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Kabinet Persatuan 1999-2001). Sebagai Sekretaris Pengendali Pemerintahan, lalu Pjs Menteri Sekretaris Negara. Karirnya meredup setelah terkuak isu bobolnya brankas Yayasan Karyawan Yanatera Bulog senilai Rp 35 milyar.

 

Herawati Diah

Pendiri Harian Indonesian Observer

Siti Latifah Herawati Diah kelahiran 3 April 1917 adalah pendiri harian berbahasa Inggris Indonesian Observer (1955). Dia bersama suami B.M. Diah adalah pelaku catatan panjang jurnalisme Indonesia. Suaminya B.M. Diah adalah pendiri dan pemilik koran “Merdeka” yang diterbitkan pertama kali Oktober 1945. Tujuannya untuk mengisi kemerdekaan.

 

Ernie Djohan

Si Mutiara yang Jumpa Lagi

Ernie Djohan Si “Mutiara yang Hilang” kini jumpa lagi. Setelah sukses dalam "Ernie Djohan's Golden Concert" di Gedung Kesenian Jakarta, tahun 2001 lalu, ia makin sering jumpa lagi dengan para penggemarnya, terutama dalam acara sosial, seperti peduli jantung. Ia seorang penyanyi kenangan yang tetap enerjik di usia kepala lima. Dan, tak banyak orang tahu, ia pintar memijat.

 

Irwan Hidayat

Generasi Ketiga Sido Muncul

Di tangan Irwan Hidayat, generasi ketiga, Sido Muncul menjelma menjadi industri jamu yang setara dengan industri farmasi. Sido Muncul siap mendunia dengan beragam produk jamu yang sudah teruji secara klinis. Tahun 2000, pemerintah telah memberi lisensi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) kepada perusahaan jamu ini.