HARI ULANG TAHUN
01 Agu 1868 :: KH Ahmad Dahlan^, Pendiri Muhammadiyah
01 Agu 1925 ::
J Drost SJ,
Jakarta (wf Semarang 19 Feb 2005)
01 Agu 1938 ::
Robby Djohan, Semarang
01 Agu 1942 ::
Ichlasul Amal, Jember
01 Agu 1943 ::
August Parengkuan,
Surabaya
01 Agu 1959 ::
Yupiter Gulo, Nias
02 Agu 1931 ::
Azwar Anas,
Padang
02 Agu 1935 :: DR. Tisnowati Tamat, Ahli Pendidikan
02 Agu 1960 ::
Betti Setiastuti Alisjahbana,
Bandung
02 Agu 1960 ::
Irwandi Yusuf, Bireuen, NAD
02 Agu 1975 ::
Revo Arka Giri Soekatno,
Ambon
03 Agu 1929 ::
Yusuf Hasyim, KH,
Jombang (Srby, 14 Jan 2007)
04 Agu 1918 :: Letjend. S Parman^, Pahlawan
04 Agu 1940 ::
Abdurrahman Wahid, Jombang, Jawa Timur
04 Agu 1956 ::
Abdul Hafiz Anshary,
Banjarmasin
05 Agu 1940 :: Onny Suryono, Artis Penyanyi
05 Agu 1940 :: Dzulkarnain Amin, Tengku, PhD, MA, Sigli
05 Agu 1942 ::
Anwar Nasution,
Ph.D, Sipirok
05 Agu 1949 ::
Sulaiman AB,
Tamiang
05 Agu 1954 :: Agusman Effendi,
Kotabumi
05 Agu 1958 :: MS Kaban,
Binjai
06 Agu 1952 ::
Agustadi Sasongko Purnomo,
Surabaya
06 Agu 1959 ::
Vina Panduwinata, Bogor
06 Agu 1962 ::
Hasan Karman,
Singkawang
07 Agu 1920 :: Dr, Syarif Thayeb^, Mendikbud
07 Agu 1921 :: Sri Soedarmilah Soeparto^, Ahli Jamu
07 Agu 1929 :: Prof. Ismail Suny SH, Ilmuwan
07 Agu 1945 ::
Mohammad Zain Katoe,
Sidrap
07 Agu 1967 ::
Adjie Massaid, Jakarta
08 Agu 1940 :: Ahmad Muflih Saefuddin, Dr, Ir, Cirebon
08 Agu 1942 ::
Ateng,
Andreas Leo^ Bogor (wf 6 Mei 2003)
08 Agu 1943 ::
Muchsin, Prof Dr SH,
Bayolali
08 Agu 1944 ::
KH Hasyim Muzadi, Bangilan, Tuban
08 Agu 1948 ::
Moeslim Abdurrahman,
Lamongan
08 Agu 1949 :: Leo Kristi, Artis Penyanyi
08 Agu 1957 ::
Hasan Bisri, Tegal
09 Agu 1959 ::
Syafruddin Arsyad Temenggung, Palembang
10 Agu 1934 :: Tarwotjo, Dr.MSc, Purwokerto
10 Agu 1942 ::
Zaenal Soedjais,
Cirebon
10 Agu 1944 ::
Achmad
Mustofa Bisri, KH, Rembang
10 Agu 1952 :: Hartadi A Sarwono,
Jakarta
11 Agu 1920 :: Roekmini Soebeno, Direktris LPBW
11 Agu 1929 ::
Bambang Hermanto^,
Sragen
11 Agu 1937 ::
Tan Joe Hok, Bandung
12 Agu 1902 ::
Mohammad Hatta^ Bukittinggi (wf 14 Mar 1980)
12 Agu 1935 :: Buchari Zainul, Dr, P.Panjang
12 Agu 1942 ::
KH. Cholil Bisri, Rembang (wf Rbg 23 Ags 2004)
12 Agu 1944 ::
Hari Sabarno, Solo, Jateng
12 Agu 1954 ::
FX Mudji
Sutrisno, SJ, Surakarta
13 Agu 1924 ::
Lasiyah Sutanto,
Bantul
13 Agu 1953 ::
Marwan Effendy,
Lubuk Linggau
14 Agu 1945 ::
Akbar Tanjung,
Sibolga
15 Agu 1945 ::
Hadi Utomo,
Semarang
15 Agu 1945 ::
Julius Usman,
Pidie (Jakarta, 30 Jun 2007)
15 Agu 1951 :: Dahlan Thaib, H, Prof, Dr, SH,MSi, UII
16 Agu 1883 :: HOS Tjokroaminoto^, Pahlawan
16 Agu 1935 :: Hartoyo, JC, Prof,Dr,Ir, P.Buton
16 Agu 1953 ::
Widi Agoes Pratikto,
Surakarta
16 Agu 1953 :: Franky Sahilatua, Artis Penyanyi
16 Agu 1956 ::
Hillman M Sulaiman
17 Agu 1917 ::
Ny.Supeni^, Tuban, Jawa Timur
17 Agu 1926 ::
Kho Ping Hoo,
Sragen (wf Solo 22 Jul 1994)
17 Agu 1928 ::
Samosir, AWK,
Samosir, Sumut
17 Agu 1930 :: Dra. Soemartini, Kep. Arsip Nasional
17 Agu 1938 ::
Abu Bakar Ba’asyir,
Jombang
17 Agu 1942 ::
Dimmy Haryanto,
Metro Lampung
17 Agu 1943 ::
Sjahruddin Rasul,
Padang
17 Agu 1948 :: Cak Kandar, Pelukis Bulu
17 Agu 1963 ::
Rusdi Kirana
18 Agu 1911 :: H. Maria Ulfah Soebadio S^, Ketua DPA
18 Agu 1949 :: Rudi Hartono, Olaharaga Bulutangkis
19 Agu 1934 :: Moerdiono,
Banyuwangi
19 Agu 1934 ::
Budiono Sri Handoko, Jombang
19 Agu 1943 ::
Bambang W.
Soeharto, Surabaya
19 Agu 1946 ::
Dr. Alwi Shihab,
Rappang, Ujungpandang
20 Agu 1918 ::
Sarbini Sumawinata,
Madiun (Jkt, 13 Mar 2007)
20 Agu 1920 ::
Hasan
Basri, KH, Muara Teweh, Kalsel
20 Agu 1937 ::
Eddy Sud,
Klaten (wf Solo, 16 Agu 2005)
20 Agu 1948 ::
Anwar Adnan Saleh, Polman
21 Agu 1957 :: Chandra Darusman, Musikus
22 Agu 1916 ::
Hasjim Ning,
HMNM, Padang
22 Agu 1943 ::
Bomer Pasaribu,
Batangtoru, Tapsel
22 Agu 1948 ::
Lilis Suryani,
Jakarta (Jkt, 07 Okt 2007)
22 Agu 1949 ::
Fuad Bawazier, Tegal
22 Agu 1950 ::
Achmad Rifai,
Sidoarjo
23 Agu 1922 ::
Sutoyo Siswomiharjo,
Kebumen (Jkt, 01 Okt 1965)
23 Agu 1923 ::
Abdul Mukti Ali, Cepu (wf Yogya 05 Mei 2004)
23 Agu 1923 ::
Siti
Hartinah Soeharto, Solo (wf 28 April 1996)
23 Agu 1948 ::
Weinata Sairin, Jakarta
24 Agu 1927 ::
Saparinah Sadli, Prof.Dr.
24 Agu 1958 ::
Ratna Megawangi,
Jakarta
25 Agu 1925 ::
Gordon Tobing,
Medan (Jkt 13 Jan 1993)
25 Agu 1929 :: Prof. DR Amran Halim, Budayawan
26 Agu 1936 :: Eric FH Samola,
Minahasa (Sing 10 Okt 2000)
26 Agu 1939 ::
Jakob Sumardjo,
Klaten, Jateng
26 Agu 1945 ::
I Gusti Agung Made Rai,
Gianyar Bali
26 Agu 1962 ::
Sri Mulyani Indrawati,
Tanjung Karang
27 Agu 1921 ::
Idham Chalid, KH,
Satui, Kalimantan Selatan
27 Agu 1935 ::
Baharuddin Lopa,
Mandar (wf Arab S 3 Jul 2001)
27 Agu 1937 ::
Subur Budhisantoso,
Garut
27 Agu 1953 :: Lince Elisabeth Agustin Kukus, Artis Film
27 Agu 1963 ::
Bustanul Arifin, Bangkalan
28 Agu 1912 :: Raden Mantria Hutasoit^, Ketum Bank Mata Pusat
28 Agu 1945 ::
Danny Setiawan,
Purwakarta
28 Agu 1946 :: Ike Soepomo, Novelis
28 Agu 1951 ::
Seto Mulyadi (Kak Seto), Pendidik
Anak
28 Agu 1964 ::
Saifullah Yusuf, Pasuruan
30 Agu 1912 ::
Maladi, Solo (Jkt 30 Apr 2001)
30 Agu 1933 :: DR. Khiem Yang Liem, Ahli Filsafat
30 Aug 1940 ::
Pdt. Natan
Setiabudi, STh,PhD, Magelang,
30 Agu 1942 :: Rahayu Effendi, Artis Film
30 Agu 1953 :: Yustejo Tarik, Olahraga Tenis
31 Agu 1923 :: Prof Dra Baiquini Msc^, Ilmuwan
31 Agu 1950 ::
I Wayan Rampih Argawa, Karangasem 31 Agu 1958
::
Din Syamsuddin,
Sumbawa Besar Marwan Effendy
Setelah
dilantik sebagai JAM Pidsus 14/4/2008, Marwan Effendy langsung melakukan
pembenahan dalam penanganan perkara di Kejaksaan Agung.
Mantan Pusdiklat Kejagung
kelahiran Lubuk Linggau, Sumsel 13 Agustus 1953, itu terus berupaya mengembalikan
dan menjaga kredibilitas lembaganya.
Drs H Anwar Adnan Saleh
Gubernur
Sulawesi Barat (Sulbar) ini
berobsesi mengembangkan kakao menjadi komoditas unggulan
yang mendunia dari Sulbar. Obsesi itu didorong tekadnya untuk
menyejahterakan rakyat Sulbar sekaligus menjadikan Indonesia sebagai
penghasil kakao terbesar kedua di dunia menggeser Ghana.
Agustadi Sasongko Purnomo
Agustadi Sasongko Purnomo dipercaya Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono
menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat
menggantikan Jenderal Djoko Santoso yang dilantik menjadi Panglima TNI
menggantikan Marsekal Djoko Suyanto di Istana Negara, Jakarta, Jumat
(28/12/2007).
Hasan Karman
Pasangan Hasan Karman-Edy R Yacoub,
dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Singkawang periode
2007-2012. Hasan etnis Tionghoa pertama yang menjadi kepala
daerah di Kalimantan Barat. Pelantikan dilakukan Wagub Kalbar LH Kadir dalam Rapat Paripurna DPRD Singkawang
Senin (17/12/2007).
Danny Setiawan
Gubernur Jawa Barat (2003-2008) Drs H Danny Setiawan, MSi lahir di
Purwakarta 28 Agustus 1945. Dia seorang birokrat alumni APDN Bandung
(1968) yang merintis karir dari Camat sampai menjabat Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Barat (1998 –
2003) sebelum teriplih menjadi Gubernur Jawa Barat.
Abdul Hafiz Anshary
Mantan Ketua KPU
Provinsi Kalsel (2003-April 2005) Prof Dr Abdul Hafiz Anshary,
MA terpilih menjadi Ketua Komisi
Pemilihan Umum periode 2007-2012. Ia terpilih aklamasi dalam Rapat Pleno
KPU, yang dihadiri enam anggotanya, Selasa 23/10/2007 malam setelah
siang harinya dilantik Presiden.
Jakob Sumardjo
Guru Besar STSI Bandung
dan esais kelahiran Klaten,
26 Agustus 1939, ini dalam tiga tahun berturut-turut, mendapat Anugerah
Kebudayaan dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata atas tiga esai yang
ditulisnya. Yakni: "Kaula Gusti" (2004), "Kebanggaan
Bernama Indonesia" (2005) dan "Amarah" (2006).
Irwandi Yusuf
Irwandi Yusuf dan M Nazar
dilantik menjadi Gubernur
dan Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam oleh Menteri Dalam Negeri Moh Ma’ruf, mewakili Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono, di hadapan 67 anggota DPRD dan seribuan undangan di
Gedung DPRD NAD, Kamis 8
Februari 2007.
Sjahruddin Rasul
H Sjahruddin Rasul, SH, sebelum menjadi Wakil Ketua/Anggota KPK, menjabat Deputi Pengawasan Bidang
Penyelenggaraan Akuntabilitas BPKP. Pria kelahiran Padang, 17 Agustus
1943, lulusan FH Unpad 1996, ini mengawali
karir sebagai Auditor pada Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan
Negara (1967-1972).
Abu Bakar Ba’asyir
Ketua Majelis Mujahidin
Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba’asyir yang akrab dipanggil Ustadz Abu,
divonis MA bebas dari dakwaan terkait dengan
kasus terorisme dan peledakan bom di Bali. Pemimpin Pondok Pesantren Al
Mu'min, Solo, kelahiran Jombang, 17 Agustus 1938, itu sebelumnya dihukum
PN selama 2,5. Bustanul Arifin (01)
Bustanul Arifin masih bisa
menjaga diri untuk tetap steril dari kepentingan politik praktis. Dia
pengamat ekonomi pertanian brilian yang mendasarkan pisau analisa pada
kebeningan nurani. Bustanul kukuh untuk berjuang membela
petani melalui jalur akademis dan jalur profesional sebagai peneliti,
konsultan dan penulis.
Sulaiman AB (01)
Saat
menjabat Danpuspom (2002-2004),
Mayjen TNI (Purn) Sulaiman. AB, dianggap sukses mengangkat citra Polisi
Militer.
Dia tidak saja berhasil menuntaskan sejumlah kasus yang menjadi
sorotan masyarakat dalam negeri dan luar negeri, tapi juga berhasil membuktikan
ketidakberpihakan (keadilan) kepada siapa pun,
termasuk prajurit TNI.
Widi Agoes Pratikto
Guru Besar Fakultas Teknologi
Kelautan ITS Surabaya, ini bertugas sebagai penjaga negeri bahari dalam
jabatan Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil
(KP3K), DKP sejak 2002. Pria bernama
lengkap Prof Ir Widi Agoes Pratikto, MSc, PhD, kelahiran Surakarta, 16
Agustus 1953 ini kemudian diangkat menjadi Sekjen DKP. Hartadi A Sarwono
Deputi Gubernur Bank
Indonesia ini lahir di Jakarta, 10 Agustus 1952. Menyelesaikan
pendidikan Sarjana di Institut Teknologi Bandung, dan memperoleh gelar
MA di bidang Macroeconomics dan PhD di bidang Monetary Theory and
Policy, keduanya di University of Oregon, Eugens-Oregon, Amerika
Serikat.
Pdt. Natan Setiabudi, STh,PhD
Ketua Umum Persekutuan PGI periode
2000-2005 ini seorang pekerja keras yang bersifat timeless dan spaceless.
Baginya waktu dan ruang adalah hampa selama bekerja. Tiada hari tanpa
berpikir dan menulis. I Waktu dan tempat seakan tidak bisa
mengaturnya jika sedang mencari atau sedang menemukan sesuatu ide.
Zaenal Soedjais (1)
Dia CEO berlatar akuntan bermata elang
yang dalam beberapa menit saja bisa menemukan kelebihan dan kekurangan
sebuah laporan keuangan. CEO bertangan dingin dengan mengandalkan
kemampuan akademis, pemilik dua gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi UGM, ini menanamkan tujuh etos kerja sebagai agenda
manajemen korporasi.
Moerdiono
Mantan Menteri Sekretaris
Negara (1988-1998), Moerdiono --
biasa dipanggil Pak Moer – selama era Orde Baru bekerja di Sekretariat
Negara. Dia selalu hati-hati dalam memberi
keterangan kepada pers. Saking hati-hatinya terkesan terbata-bata dan
lamban berpikir, padahal ia seorang yang sangat teliti. Dia tergolong
ramah dan akrab dengan wartawan.
Subur Budhisantoso
Antropolog dari
UI, ini dipercayakan SBY memimpin Partai Demokrat (PD) sebagai Ketua Umum.
Mengandalkan popularitas SBY, di bawah kepemimpinan mantan Direktur Sejarah dan Nilai Tradisional Departemen P & K,
ini PD tampil mengesankan pada Pemilu Legislatif April 2004,
meraih 7% suara dan berada pada urutan lima besar.
KH Achmad Mustofa Bisri
Kiyai, penyair, novelis, pelukis, budayawan dan cendekiawan muslim, ini memberi warna baru pada peta perjalanan kehidupan sosial dan
politik para ulama. Ia kiyai pembelajar bagi para ulama dan umat. Pengasuh
Ponpes Roudlatut
Thalibin, Rembang, Jateng, ini enggan dicalonkan menjadi
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama dalam Muktamar NU ke-3.
Ratna Megawangi, Ir. M.Sc, Ph.D
Jauh sebelum suaminya, Sofyan A. Djalil, diangkat menjadi
Meneg Kominfo Kabinet Indonesia Bersatu, nama
Ratna sudah menjadi
wacana hangat di media massa nasional. Dia yang
menerbitkan buku: “Membiarkan Berbeda? Sudut Pandang Baru tentang
Relasi Gender” (1999), ini sudah produktif menulis
di sejumlah media massa sejak 1994.
Betti Alisjahbana (1)
Kata-kata yang keluar dari bibirnya menunjukkan dia adalah sosok
perempuan yang memiliki wawasan yang luas tentang teknologi serta
mengerti benar visi dan misi yang diembannya. Kunci keberhasilan perempuan pertama
yang menduduki jabatan Presiden Direktur IBM di kawasan Asia Pasifik,
ini adalah kejujuran, integritas dan motivasi yang tinggi.
Tan Joe Hok
Dia punya nama besar sebagai atlet kebanggan negeri ini pada masanya.
Dia bahagia dapat mengharumkan nama bangsa. Tan Joe Hok, kelahiran
Bandung, 11 Agustus 1937 putra pertama Indonesia yang menjuarai All
England dan meraih emas Asian Games (1962). Serta bersama tim merebut Piala Thomas pertama
kalinya (1958). MS Kaban
Dia bintang dari Partai Bulan Bintang di Kabinet Indonesia Bersatu.
Sesaat setelah diangkat menjabat Menteri Kehutanan, MS Kaban, langsung melakukan gebrakan memberantas
illegal loging. Pria kelahiran
Binjai, Sumut, 5 Agustus 1958, ini dengan cepat menguasai
masalah utama yang perlu segera diatasi di lingkup tugas`departemennya. H. Dimmy Haryanto
Ketua Umum Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
ini
mengatakan alasan partainya mencalonkan Siswono Yudo Husodo,
sebagai calon presiden adalah karena tokoh ini dinilai paling tinggi
resistensinya, jujur, tegas, cerdas, bertaqwa dan beriman
serta sudah teruji bersih KKN dan menunjukkan prestasi di berbagai bidang
yang digeluti.
Robby Djohan
Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, mantan bankir,
mantan CEO pada beragam perusahaan raksasa,
ini berhasil mengukir berbagai prestasi. Ia merintis karier di Citibank, membesarkan Bank Niaga, menyelamatkan
Garuda Indonesia, dan mengantarkan mahamerger beberapa bank BUMN menjadi
Bank Mandiri. Ia penerima penghargaan The Best CEO 2000 dan CEO Terbaik di
Masa Krisis.
Azwar Anas
Keuletan mantan Menko Kesra Kabinet Pembangunan VI (1993-1998), ini
berbuah manis. Jabatan apapun yang pernah diembannya, selalu
dijawab dengan memberikan hasil maksimal. Tak mengherankan jika beberapa
jabatan dipercaykan dua periode kepadanya. Atau, jika tidak,
dipromosikan ke jabatan baru yang menuntut tanggungjawab lebih besar.
Lasiyah Sutanto
Mantan Menteri
Negara Urusan Peranan Wanita (1983 -1988), ini pantas dijuluki guru
perempuan Indonesia. Dengan keteladanan dia mendorong perempuan
Indonesia untuk berperan dalam berbagai profesi dan kegiatan pembangunan,
sekaligus tetap melaksanakan tugas utamanya sebagai seorang ibu sesuai
dengan kodratnya. Baginya, itulah makna emansipasi wanita, ala
Indonesia.
Din Syamsuddin
Politisi dan cendekiawan muslim
Prof Dr Din Syamsuddin meraih suara
terbanyak dalam pemilihan Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010.
Penghitungan suara berlangsung 2,5 jam sejak pukul 21.10 WIB hingga tengah
malam Selasa 5/7/2005 di Universitas Muham-madiyah Malang, Jawa Timur.
Din meraih 1.718 suara.
Drs. I Gusti Agung Made Rai, Ak., MA
Anggota BPK, Drs. I
Gusti Agung Made Rai, Ak., MA, kelahiran Gianyar Bali, 26 Agustus 1945,
adalah lulusan ADPK (1968), Institut Ilmu Keuangan (1977) dan Master of
Arts di bidang manajemen di Amerika (1983). Sebelum menjabat Anggota
BPK, dia berpengalaman sebagai Staf Ahli di BPK RI (1999) dan Auditor
Utama Keuangan Negara II di BPK RI (2002).
Saifullah Yusuf
Dia terpilih kembali secara aklamasi menjabat Ketua Umum GP
Anshor periode 2005-2010. Mantan Sekjen
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mendukung SBY-JK pada
Pilpres putaran kedua 2004. Pilihan itu telah mengantarkan-nya menjabat Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah
Tertinggal KIB. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
K.H. Hasyim Muzadi
Kebesaran nama baik
NU, menurutnya, tidak boleh dipertaruhkan demi kepentingan kekuasaan
sesaat. Ia
juga ingin menjaga agar kaum nahdliyin, tidak
terkotak-kotak dalam politik aliran. Namun, bila ada yang ingin
aktif di politik, tidak ada halangan. Tetapi, tidak membawa
bendera NU secara kelembagaan.
Akbar Tandjung
Mantan Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR
RI menapaki jenjang karir
politik dari bawah. Hidupnya adalah dunia politik.
Pria kelahiran Sibolga, 14 Agustus 1945, ini kalah di
kandang sendiri dalam konvensi capres Partai Golkar. Kemudian dalam Munas
Partai Golkar di Bali harus rela melepas jabatan Ketua Umum dan
menyerahkannya kepada Jusuf Kalla.
|
 |
|
|
|
|
|
|
Dr. Sri Mulyani Indrawati
Ia primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan
jernih. Setahun setelah menjabat Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas
Kabinet Indonesia Bersatu, mantan Executive Director IMF ini dipercaya
menjabat Menteri Keuangan menggantikan Yusuf Anwar dalam reshuffle KIB
yang diumumkan 5 Desember dan dilantik 7 Desember 2005.
Dr. Alwi Shihab

Penampilannya simpatik, gagah, tenang dan cerdas. Peraih
dua gelar doktor ini, juga seorang politisi yang elegan dan bermartabat.
Nahdliyin ini salah seorang ahli
Islam pertama yang duduk dalam Board of Trustee pada Centre for the Study
of World Relegions. Ia sudah teruji
menampilkan sosoknya sebagai diplomat andal saat menjabat Menlu.
Dr. FX. Mudji Sutrisno, SJ
Andaikata Anda bertanya berapa kekayaan Dr. FX Mudji Sutrisno, sebuah
jawaban praktis akan Anda terima. Romo Mudji atau mas Mudji, akan menyodorkan sebuah buku,
bukan buku daftar kekayaan, melainkan buku yang berisi
catatan judul buku yang dimilikinya. "Inilah kekayaan saya,"
papar dosen STF Driyarkara, Jakarta ini. Sebagai penggembala umat, praktis
sebagian terbesar penghasilannya diserahkan ke
gereja.
Dr. Anwar Nasution
Mantan
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) ini ditetapkan sebagai ketua
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), setelah sempat terjadi tarik ulur antara
DPR dan pemerintah. Presiden Megawati Soekarnoputri di hari terakhir masa
jabatannya akhirnya menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 185
M Tahun 2004 tertanggal 19 Oktober 2004 mengangkat tujuh pejabat di BPK.
Moeslim Abdurrahman
Master dan doktor antropologi University
of Illinois, Urbana, Amerika Serikat, ini menemukan keberagamaan menurut pengalaman
religiusnya sendiri. Ada perasaan kemanusiaan yang
lebih humanis sifatnya, yang merupakan bagian dari artikulasi keberagamaan Direktur Ma’arif Institute for Culture, dan
Direktur Lembaga Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial ini.
Fuad Bawazier
Mantan Menteri Keuangan Orde Baru ini
akhirnya secara resmi mengundurkan diri dari Partai Amanat
Nasional. Tampaknya dia sangat kecewa atas kiprah partai itu dalam
menyikapi berbagai hal yang berkembang terakhir ini. Apalagi pada
Kongres PAN 7-10 April 2005, dia yang sempat diunggulkan menjadi Ketua Umum PAN,
ternyata kalah oleh Soetrisno Bachir atas dukungan Amien Rais.
Hari Sabarno
Dari data yang dirilis KPK Kamis 24 Februari 2005, kekayaan bekas menteri
mengalami perubahan secara signifikan selama menjabat. Umumnya, total
kekayaannya meningkat. Kekayaan Hari Sabarno, mantan Menteri Dalam Negeri
naik dari Rp 1.314.999.000 dan USD 10.000 tahun 2001 menjadi Rp
6.417.843.054 dan USD 45.000 pada akhir jabatan tahun 2004.
Vina Panduwinata
Pers mengelarinya Si Burung Camar. Vina Panduwinata, artis yang bahagia
menikmati keibuannya, itu memang menjadi ikon penyanyi pop era 1980-an.
Laksana Burung Camar yang indah (putih) dan lincah terbang bebas di
udara, Vina menjadi inspirasi bagi perempuan kala itu.
Hasan Bisri, SE
Hasan Bisri, kelahiran Tegal,
8 Agustus 1957, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Jakarta
(1985), diangkat menjabat Anggota BPK dengan Keppres Nomor 185 M tertanggal 19 Oktober 2004. Dia sudah
lama mengabdi di BPK. Sebelumnya, dia menjabat Kepala Auditorat II.C,
tahun 2004.
Revo Arka Giri Soekatno
Pengagum
sastra Jawa, yang sejak SMP hingga S-2 tinggal di Belanda dan saat ini sedang menyelesaikan disertasi soal
sastra Jawa kuno di Universitas Leiden, Belanda, adalah
perintis Wikipedia bahasa Indonesia.
Pria kelahiran 2 Agustus 1975 ini secara tak sengaja menemukan
Wikipedia, 2003.
|
|