A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► Kabinet
 ► Departemen
     ► KOMINFO
     ► MENPORA
 ► Pemda
  B E R A N D A
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 30082007  
   
  ► e-ti  
  Nama:
R Maladi
Lahir:
Solo, 30 Agustus 1912
Meninggal:
Jakarta, 30 April 2001
Isteri:
Ny Siti Hadijah
Anak:
Sembilan orang

Karir:
- Kiper Indonesia 1930-1940-an
- Ketua Umum PSSI
- Menteri Penerangan 1959-1962
- Menteri Olahraga, 1962-1967





 
     
 
MALADI HOME

 

Maladi (1912-2001)

Mantan Menteri Olahraga dan Menpen

 

R Maladi tokoh olahraga Indonesia. Dia lebih terkenal sebagai Menteri Olahraga (1962-1967) kendati dia lebih dulu menjabat Menteri Penerangan (1959-1962). Tokoh kelahiran Solo, 30 Agustus 1912 dan meninggal di Jakarta, 30 April 2001, itu pada masa mudanya seorang pemain bola dalam posisi kiper. Dia pun sempat menjabat Ketua Umum PSSI menggantikan Ir Suratin.

 

Melihat kehebatan dan kecintaannya kepada olahraga, Presiden Soekarno menunjuknya menjadi Menteri Olahraga (1962-1967). Sebelumnya, dia menjabat Menteri Penerangan Kabinet Kerja I (10 Juli 1959-18 Februari 1960) dan Kabinet Kerja II (18 Februari 1960-6 Maret 1962).


Kala itu, Maladi mempunyai berbagai Ide brilyan untuk memajukan olahraga, khususnya sepak bola. Menjelang Asian Games I di New Delhi (India), Maladi mendatangkan pelatih asing untuk menangani tim nasional Indonesia, yaitu Choo Seng Que (Singapura), dan Tony Pogacnik (Yugoslavia).

Atas semua pengabdiannya, Maladi telah menerima berbagai bintang kehormatan dari negara maupun dunia internasional. Dia dimakamkan di Makam Pahlawan Kalibata pukul 13.00 hari Selasa 1 Mei 2001. Maladi meninggalkan seorang istri, Ny Siti Hadijah, sembilan putra, 18 cucu, dan dua cicit.

Menurut putra tertua almarhum, Manunggal Maladi, ayahnya meninggal karena mengidap penyakit komplikasi. "Bapak mengalami juga infeksi pernapasan. Kondisinya sudah terlalu tua, sehingga tidak bisa bertahan lebih lama lagi," kata Manunggal kepada Kompas di rumah duka, di Jl Gereja Theresia, Jakarta, Senin 30/4/2001.

Datang melayat ke rumah duka semalam, antara lain Presiden Abdurrahman Wahid, serta Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi Agum Gumelar yang juga Ketua Umum PSSI dan Sekum PSSI Tri Goestoro. ►ti/doan (sumber: kompas 1 mei 2001)


*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)